Caleg PKS Terpilih Kritisi Kantor Pemerintah Masih Ngontrak

oleh
Hikma Ladjidji

PALU – Calon Anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Daerah Pemilihan (Dapil IV) yang terpilih pada Pileg lalu, Hikma Ladjidji, mengkritisi beberapa kantor pemerintahan di Kabupaten Sigi yang masih mengontrak rumah-rumah warga.

“Tapi ini mungkin bisa terjadi karena kelebihan uang atau tidak peduli dan tidak mau repot mengusahakannya. Hampir lima tahun kami tinggal di Kabupaten Sigi dan mengetahui masih terdapat kantor-kantor pemerintahan yang sewa rumah warga,” ujar Hikma, Ahad (28/07).

Menurutnya, jumlah rumah yang disewa bertambah pascabencana alam, 28 September lalu.

Kata dia, jika harga sewa berkisar Rp25 juta sampai Rp35 juta per tahun, maka anggaran sewa kantor tersebut sudah melebihi setengah miliar.

“Kenapa pemerintah tidak membeli lahan yang luas kemudian dibangun perkantoran,” tambahnya.

Hikma berharap, di usia sebelas tahun daerah ini, sudah sepantasnya memiliki sarana perkantoran sendiri agar marwah lembaga pelayanan bagi masyarakat terasa indah dan nyaman.
Ikon suatu daerah, kata dia, bisa terlihat dari balai kota yang indah dan asri. Dia berharap, ke depan masyarakat juga bisa merasakan sumber daya alamnya sendiri.

“Banyak pepohonan yang tidak harus mahal, terdapat ruang terbuka hijau sebagai sarana berkumpul warga di hari libur,” pungkasnya.

Pantauan Media Alkhairaat, beberapa hari terkhir pascabencana alam, di wilayah Kecamatan Dolo terdapat sejumlah kantor milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi yang masih mengunakan rumah-rumah warga, seperti di Desa Kabobona, Kotarindau, dan Kotapulu. (NANANG IP)