Bela Palestina, Ketum PAN “Sentil” Pasha Ungu

oleh
Wawali Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha "Ungu" bersama Ketua DPW PAN Sulteng Oskar Paudi saat menghadiri pembukaan Mukerwil, Selasa (19/12). (FOTO: MAL/RIFAY)

PALU – Ketua Umum (Ketum) DPP PAN, Zulkifli Hasan mempertanyakan reaksi Wakil Wali Kota (Wawali) Palu yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN, Sigit Purnomo Said dan DPW PAN Sulteng, dalam menyikapi penindasan yang dialami warga muslim Palestina oleh Zionis Isreal dan Amerika Serikat (AS).

Di tengah maraknya orang-orang dan Ormas di Indonesia berteriak mengecam Amerika dan Israel, dia belum melihat reaksi yang ditunjukkan oleh Wawali maupun Ketua DPW, Oskar Paudi.

“Dari Sulteng mana? Saya pantau tapi nggak pernah lihat.Kenapa Palestina harus dibela? Sudah jelas, itu merupakan tanah kita umat Muslim di seluruh dunia,” tekannya saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulteng di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (19/12).

“Begitu juga saat pengusiran Ustadz Abdul Somad di Bali, apa yang sudah dilakukan oleh PAN di Sulteng. Mestinya sebagai kader, bicara dan menjelaskan ke public bahwa tidak semua orang Bali seperti itu, agar bisa membuat masyarakat tenang,” tambahnya.

Dia pun meminta kepada para kader PAN yang duduk di lembaga legislatif agar bereaksi cepat jika melihat ada kebijakan yang tidak sesuai.

Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan

“Anggota DPRD harus bisa mempengaruhi kebijakan yang yang tidak sesuai. Kalau ada gerakan kejahatan kemanusiaan, kader PAN mesti ngomong,” tekannya.

Zulkifi dalam kesempatan itu menguraikan secara ringkas perihal tema yang diambil dalam Mukerwil, yakni “Menjahit Kembali Merah Putih”.

Menurutnya, banyak fenomena selama ini yang terkesan memecah belah persatuan. Ada yang membawa-bawa nama agama, suku dan ras. Bahkan, kata dia, dalam satu agamapun saling serang.

“Makanya merah putih kita terkoyak-koyak, biasanya juga gara-gara Pilkada dan lainnya. Jadi ada politik belah bambu membawa suku dan lainnya. Maka PAN harus jadi pelopor menjahit kembali merah putih. Ajak partai-partai yang lain,” tutur Ketua MPR RI itu.

Pembukaan Mukerwil kemarin juga turut dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Sigit Purnomo Said dan Ketua DPW PAN Sulteng Oskar Paudi, jajaran pengurus PAN lainnya, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, beserta Gubernur Sulteng yang diwakili Sekretaris Provinsi (Sekprov) Hidayat Lamakarate.

Selain itu juga nampak hadir perwakilan dari partai politik lain, seperti PKS, PKB, Gerindra dan lainnya. (RIFAY)