Begini Cara Belajar Kaligrafi Gratis di Alhasyimi Palu

oleh
Suasana pembukaan Pesantren Kilat Kalaigrafi di Saskal Alhasyimi Pusat Palu. (FOTO: IST)

PALU – Sanggar Seni dan Pesantren Kaligrafi (Saskal) Alhasyimi Pusat Palu, mengadakan pesantren kilat (peskil) selama sebelas hari dalam Bulan Ramadhan ini. Selama kegiatan tersebut, peserta akan dilatih tujuh kaidah penulisan kaligrafi, dan empat cabang lomba, seperti naskah, dekorasi, hiasan mushaf dan cabang kontemporer.

Ketua Saskal Alhasyimi Pusat Palu, Mohammad Arif, mengatakan, nantinya semua peserta akan diwajibkan mengikuti lomba yang diadakan oleh panitia. Di akhir kegiatan, pihaknya telah menyediakan bonus belajar gratis kepada peserta terbaik, selama beberapa bulan di Alhasyimi.

“Juara satu itu berhak belajar gratis selama satu tahun, juara dua selama sembilan bulan dan juara tiga enam bulan,” katanya belum lama ini.

Ia juga menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk memotivasi calon kaligrafer di Sulteng.

Lebih lanjut dia mengatakan, belajar kaligrafi Al-Qur’an tidak dilihat dari lamanya belajar, tetapi motivasi sejak dari awal.

Tenaga pengajar di MAN Cendekia Palu itu menambahkan, saat ini gairah belajar kaligrafi di Sulteng cukup meningkat.

“Bahkan sudah bayak yang belajar ke Lemka (Lembaga Kaligrafi di Jawa Barat),” ungkapnya.

Namun kata dia, sejauh ini, peserta kaligrafi jumlahnya berkurang, disebabkan masih banyak yang sekolah, meskipun usaha panitia menyebar informasi telah maksimal, sebagaimana yang dilakukan saat MTQ di Morowali.

“Yang perlu dibenahi adalah tempat, biasanya kalau lebih banyak peserta,” pungkasnya. (NANANG IP)