Api Berhasil Dipadamkan, 400 Hektar Lahan di Touna Hangus

oleh
Suasana pemadaman api di Desa Tanamawao, Kecamatan Tojo Barat, Selasa (10/09). (FOTO: MAL/MANSUR)

POSO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una- Una (Touna), berhasil memadamkan seluruh titik Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di sembilan desa di daerah itu. Sembilan desa yang dimaksud terdapat di dua wilayah kecamatan, yakni Tojo dan Tojo Barat.

Sembilan desa yang dimaksud adalah Lemoro, Mawomba, Tanamawao dan Desa Malewa Kecamatan Tojo Barat. Sementara lima desa lainnya berada di Kecamatan Tojo, yakni Desa Kabalo, Uekuli, Betaua, Korondoda dan Desa Buyuntaripa.

Sesuai data sementara yang dihimpin BPBD, Karhutla yang terjadi selama 3 hari sejak Senin hingga Rabu itu telah menghanguskan sedikitnya 400 hektar lahan yang ada di wilayah sembilan.

Lahan yang terbakar meliputi perkebunan warga dan hutan, terparah berada di Desa Tanamawao, Kecamatan Tojo Barat.

Selain telah berhasil memadamkan api, BPBD juga telah mengembalikan sedikitnya 97 warga yang mengungsi saat terjadi kebakaran. Sebelumnya para pengungsi yang terdiri dari anak balita, ibu hamil dan orang tua, terpaksa diungsikan sementara ke wilayah bebas kebakaran akibat tebalnya asap yang mengepung seluruh pemukiman warga, khususnya di Desa Tanamawao.

Kepala BPBD Kabupaten Touna, Kusmunandar, Rabu (11/09), mengatakan, saat ini pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan desa masih terus melakukan pendataan kerugian pasca kebakaran.

Kusmunandar menambahkan, meskipun seluruh titik api telah berhasil dipadamkan, namun pihaknya bersama tim yang ada di lokasi masih terus melakukan pemantauan, guna mengantisipasi munculnya titik api baru, mengingat konsisi cuaca yang cukup panas.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk memadamkan api yang lokasinya cukup luas, Pemkab Touna terpaksa melibatkan puluhan personil TNI dari Kodim 1307 Poso.

“Pasca kebakaran, kini tinggal menyiagakan tim dari BPBD Touna bersama warga setempat, sementara untuk tim bantuan dari Poso sudah kembali, termasuk personil TNI,” imbuhnya. (MANSUR)