Anggaran Hanya Rp30 Miliar, KPU Poso Siap Laksanakan Pilkada

oleh
Suasana saat penandatanganan NPHD antara KPU dan Pemkab Poso, di Rujab Bupati Poso, belum lama ini. (FOTO: DOK. KPU POSO)

POSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Pilkada serentak 2020, di Rumah Jabatan Bupati Poso, belum lama ini.

Dari anggaran yang diusulkan KPU sebesar Rp49 miliar, Pemkab Poso hanya menyetujui sebesar Rp30,2 miliar.

“Anggaran Pilkada Poso sudah disepakati Pemda. Usulan pertama Rp49 miliar, lalu setelah dirasionalisasikan menjadi Rp35 miliar,  dan kembali diusulkan yang akhirnya disetujui hanya Rp30 miliar dua ratus juta saja,” ungkap Ketua KPU Poso, Budiman Maliki, Jumat (04/10).

Budiman menjelaskan, kesepakatan ini dilakukan setelah melalui lima kali proses pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Bupati Poso, disesuaikan dengan kemampuan daerah dan demi lancarnya Pilkada 2020 di Kabupaten Poso.

Diakuinya, dari anggaran yang disetujui tersebut, Rp30 miliar dari APBD 2020 untuk kegiatan pada Tahun 2020 mendatang. Sementara Rp200 juta dari APBDP 2019 untuk kegiatan tahun 2019 ini.

“Mengingat tahapan Pilkada serentak dimulai per 1 Oktober 2019, maka KPU Poso sudah harus mulai bekerja,” jelas Budiman.

Dia menyatakan, meskipun anggaran yang disetujui terbilang minim, namun pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin menggunakan anggaran demi kelancaran tahapan Pilkada 2020 sesuai tahapan PKPU, serta memastikan penggunaan anggaran tertib sesuai ketentuan yang ada. (MANSUR)