Akhir Tahun, Stok Bahan Pokok Dijamin Cukup

oleh
(Kabid) Perdagangan Dalam Negeri dan Perlindungan Konsumen, Dinas Perindag Provinsi Sulteng, Zainuddin H. Abdul Karim

PALU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulteng menjamin stok bahan pokok tercukupi di penghujung tahun 2018 ini. Instansi tersebut juga memastikan tidak ada kenaikan harga bahan pokok yang siginifikan, kecuali pangan basah seperti cabe atau ikan yang harganya fluktuatif tergantung cuaca.

“Bila cuacanya baik maka stok akan melimpah, demikian sebaliknya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri dan Perlindungan Konsumen, Dinas Perindag Provinsi Sulteng, Zainuddin H. Abdul Karim, dua hari lalu.

Untuk menimalisir kenaikan harga tersebut, kata dia, pihaknya telah melakukan operasi pasar dan mengadakan pasar murah.

Berikut harga komoditi bahan pangan pokok berdasarkan data Dinas Perindag Provinsi Sulteng, per 20 Desember 2018 di Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba.

Beras Kepala seharga Rp 9.900/Kg, Super Win: Rp 10.000/Kg, Bramo: Rp 10.000/Kg,  Santana: Rp 10.000/Kg, Cinta Nur: Rp 11.750/Kg dan  Pandan Wangi: Rp 11.750/Kg.

Kemudian gula pasir Rp12.500/Kg, minyak goring Bimoli Kemasan Plastik Rp16.500/liter, Bimoli Kemasan Sederhana Rp13.000/620 ml, dan  minyak curah plastik tanpa merek Rp12.250/liter.

Selanjutnya harga tepung terigu Segitiga Biru Rp10.000/Kg, Kompas Rp9.000/Kg, dan Cakra Kembar Rp8.000/Kg.

Harga daging sapi lokal untuk paha belakang Rp110.000/Kg, lokal has dalam/luar Rp110.000/Kg, lokal daging sandung lamur Rp110.000/Kg, dan lokal daging tetelan Rp30.000/Kg.

Sementara harga daging ayam broiler Rp33.750/Kg, ayam kampong Rp50.000/Kg, telur ayam broiler Rp27.200/Kg, dan telur ayam kampong Rp50.600/Kg.

Komoditi lainnya, seperti cabe merah keriting sebesar Rp21.000/Kg, cabe biasa Rp21.000/Kg, cabe rawit hijau dan merah Rp40.000/Kg.

Kemdudian bawang merah Rp35.000/Kg, bawang putih Rp25.000/Kg, ikan asin teri Rp68.000/Kg. (IKRAM)