Ahmad Ali Bantu Rp500 Juta Pembangunan Kantor IKA Untad

oleh
Ahmad Ali pada forum Raker Pengurus Pusat IKA Untad di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (30/9). (FOTO: MAL/ODINK)

PALU – Anggota DPR RI Ahmad Ali membantu dana Rp500 juta untuk pembangunan Kantor Pusat Ikatan Alumni (IKA), Universitas Tadulako (Untad). Komitmen tersebut disampaikan Ahmad Ali pada forum Raker Pengurus Pusat IKA Untad di Hotel The Sya Regency Palu, Sabtu (30/9).

“Sebagai alumni Untad, saya terpanggil membantu pembangunan kantor pusat IKA Untad,” kata alumni angkatan 1985 Fakultas Ekonomi Untad.

Ahmad Ali yang juga Bendahara Umum DPP Partai Nasdem optimis pembangunan Kantor IKA Untad bisa rampung pada tahun 2018 karena alumni Untad telah tersebar di berbagai ranah pengabdian dengan posisi strategis.

Menurut dia, IKA untad memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan sosial di Sulteng, bahkan nasional. Namun selama ini potensi alumni yang tersebar dj nusantara, bahkan luar negeri belum diorganisir dengan baik.

“Saya yakin, potensi alumni Untad yang telah mencapai 55 ribu jika diorganisir dengan bajk akan menjadj kekuatan sosial yang diperhitungkan di negeri inj,” kata Ahmad Ali yang juga Dewan Pembina IKA Untad.

Pada kesempatan itu, Prof Dr Lagaligo Amar,  Wakil Rektor Untad Bidang Perencanaan dan Pengawasan, meminta IKA Untad berkontribusi dalam pengembangan Untad sebagai perguruan tinggi dengan kualifikasi internasional dengan mengundang lebih banyak mahasiswa dari berbagai negara untuk mengenyam pendidikan di Untad.

“Peran tersebut melalui alumni Untad yang berkiprah di luar negeri untuk mempromosikan program-program studi yang telah menyiapkan kelas internasional,” kata Lagaligo Amar.

Sementara Koordinator Presidium IKA Untad Dr Eko Jokolelono mengakui data base alumni Untad hingga saat ini belum dikelola dengan baik. Olehnya, program mendesak yang akan direalisasikan adalah menyiapkan aplikasi android IKA Untad yang bisa diakses oleh seluruh alumni dimanapun berada.

Selain itu, mengaktifkan kembali website IKA Untad sebagai informasi kepada seluruh alumni dan masyarakat luas. “Kita akan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sebaik mungkin untuk menunjang kerja-kerja pengurus kedepan,” kata Eko Jokolelono. (ODINK)