Agus Ambo Jiwa Catatkan Quintrick WTP untuk Pasangkayu

oleh
Suasana video confrence, Pemkab Pasangkayu bersama unsur Muspida dan BPK-RI Perwakilan Pasangkayu, Jumat (26/06) (FOTO : EGI).

PASANGKAYU –  Pemerintah Kabupaten Pasangkayu kembali berhasil meraih pridikat opini Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan-Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP-LKPD) tahun anggaran 2019 oleh Badan Pemeriksaaan Keuangan (BPK) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Atas pencapaian tersebut, Pemkab Pasangkayu telah mencatatkan Quintrick untuk urusan WTP setelah secara beruntun penghargaan yang sama selalu diraih dalam lima tahun terakhir.

WTP yang kelima kalinya ini, disampaikan langsung BPK-RI perwakilan Sulbar, Muhamad Toha Arafat, dan diterima langsung oleh Bupati Pasangkayu, H. Agus Ambo Djiwa, disaksikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasangkayu Hj. Alwiaty, melalui video confrence, Jumat (26/06).

Hadir dalam acara penyerahan itu, Sekretaris kabupateng, Firman, Wakil Ketua II DPRD Pasangkayu, Arwi, Inspektur Inspketorat Pasangkayu, Rahmad dan Kepala BPKAD Pasangkayu, Imran.

“Atas LHP LKPD 2019, BPK kembali memberikan opini wajar tanpa pengecualian. Dengan demikian pemerintah Kabupaten Pasangkayu berhasil mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian lima kali berturut-turut,” ungkap Muhamad Toha Arafat.

Secara singkat, BPK berharap agar opini WTP ini dapat menjadi motivasi bagi Pemkab Pasangkayu untuk tetap menjaga komitmen dalam mewujudkan pengelolaan pemerintahan yang ankutabel dan transparan.

Secara pribadi, Ketua DPRD Pasangkayu, Alwiaty, mengaku senang dan mengapresiasi kerja keras Pemkab Pasangkayu hingga mampu meraih pridakat WTP di periode pertamanya di DPRD Pasangkayu sebagai mitra pemerintah.

H. Agus Ambo Djiwa, mengaku bersyukur atas raihan opini WTP dari BPK RI. Apa lagi raihan tersebut, didapatkan hingga di akhir periodenya pada Handal Jilid II memimpin daerah ini bersama Drs H Muhammad Saal sebagai Wakil Bupati.

Bupati mengakatkan, WTP yang ke lima kalinya ini tentu menjadi pemicu bagi untuk bekerja semakin baik terutama dalam tata kelola keuangan daerah.

“Opini WTP yang diraih ini tidak terlepas dari bimbingan dan petunjuk dari BPK RI perwakilan Sulbar selama ini,” ucapnya.

Olehnya itu, ia menyampaikan ucapan terimakasih atas petunjuk dan bimbingan yang telah diberikan. Meski demikian Dr Agus juga tetap menyadari bahwa tentu masih banyak kekurangan, namun pihaknya tetap akan berkomitmen untuk terus memperbaikinya.

“Kita komitmen agar terwujudkanya pemerintahan yang akuntabel dan transparan,” pungkasnya. (EGI)

Iklan-Paramitha