3.250 Ton Pupuk Kakao Tersalurkan ke Parimo

oleh
Kabid Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parimo, Rahmatia

PARIMO- Sebanyak 3.250 ton pupuk bersubsidi jenis Nitrogen Phospor dan Kalium (NPK) khusus tanaman kakao disalurkan ke Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah melalui perusahaan mitra guna mendukung peningkatan produksi di wilayah tersebut.

“Pupuk salah satu komponen penting dalam meningkatkan produktivitas kakao, dan tentunya menjadi kebutuhan petani,” ungkap Kabid Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parimo, Rahmatia, ditemui Kamis (19/11)

Ia menjelaskan, perusahaan penyedia pupuk PT Cocoa Sustainability Partnership (CSP)  merupakan mitra, mengingat petani kakao mengalami kesulitan memperoleh pupuk.

Namun, ketika petani melakukan penebusan pupuk kepada perusahaan, data kelompok tani (poktan) merupakan syarat yang terbaca dalam sebuah sistem aplikasi masih dominan sektor perkebunan secara umum, belum tertata secara spesifik poktan kakao.

“Agar proses penebusan tidak menjadi kendala, kami menyosialisasikan kepada kelompok petani supaya memperbaiki data bersama, karena kuota pupuk yang diberikan PT CSP khusus dirancang untuk tanaman kakao,” jelasnya.

Sektor pertanian dan perkebunan, hingga kini masih menjadi andalan Pemkab Parimo yang berkontribusi besar terhadap peningkatan perekonomian daerah, dari berbagai komoditas tanaman.

Saat ini, ada tiga perusahaan di bidang kakao sudah bekerja sama dengan kelompok tani, perusahaan-perusahaan ini mendampingi petani dan hasil produksi kemudian mereka beli sesuai harga pasaran.

“Selain itu petani juga tidak khawatir dengan persoalan harga anjlok, karena ada perusahaan yang bersedia membeli hasil bumi mereka,” terangnya.

Dia menilai, keterlibatan pemerintah dan perusahaan sebagai mitra kerja sangat membantu petani dari berbagai aspek, salah satunya yakni pemasaran termasuk dukungan dan intervensi sarana dan prasarana penunjang produksi.

Reporter: Mawan
Editor: Nanang

Donasi Bencana Sulbar